Abstrak
Latar Belakang: Perawatan saluran akar merupakan prosedur untuk mengangkat jaringan pulpa yang terinfeksi, diikuti dengan pembersihan, pembentukan, dan penyegelan saluran akar. Teknik step-back adalah metode konvensional yang dimulai dari preparasi bagian apikal, dengan keunggulan berupa flaring koronal yang lebih luas dan apical stop yang presisi. Kasus: Seorang pria berusia 52 tahun datang dengan keluhan karies pada gigi anterior rahang atas kanan serta riwayat nyeri spontan. Pemeriksaan radiograf menunjukkan penurunan tulang alveolar sekitar ±2 mm, pelebaran ligamen periodontal, dan diskontinuitas lamina dura pada sepertiga apikal. Diagnosis ditegakkan sebagai pulpitis ireversibel simtomatik dengan periodontitis apikal simtomatik pada gigi 13. Penatalaksanaan: Perawatan dilakukan dalam beberapa tahap, meliputi pengambilan karies, pembukaan akses, preparasi saluran dengan teknik step-back, pemberian medikamen, dan obturasi. Kualitas preparasi saluran akar dapat dinilai secara klinis dengan memastikan hand-instrument mencapai panjang kerja secara mudah, serta melalui konfirmasi radiografi. Kesimpulan: Teknik step-back menghasilkan pengisian saluran akar yang baik dan tidak menimbulkan keluhan pasca perawatan.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2025 Bhakta Dental Journal
